Jump to ratings and reviews
Rate this book

小説 PSYCHO-PASS サイコパス/ゼロ 名前のない怪物

Rate this book
“標本事件"の真相が、今明らかに──

西暦2109年。人間の精神的形質を数値化できるようになった未来社会。 システムの導き出した“犯罪係数"をもとに、犯罪者とその予備軍“潜在犯"を取り締まる治安維持組織“厚生省公安局刑事課"は今、猟奇殺人事件“広域重要指定事件102"の捜査に総力を挙げていた。 ある雨の日、一係所属の監視官・狡噛慎也と執行官・佐々山光留は、出動した廃棄区画の片隅で、名門“桜霞学園"の生徒・桐野瞳子と出会う。 それは、待ち受ける悲劇の始まりだった──

Paperback

First published April 4, 2013

Loading...
Loading...

About the author

Aya Takaha

3 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (41%)
4 stars
6 (25%)
3 stars
4 (16%)
2 stars
3 (12%)
1 star
1 (4%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for 二六 侯.
610 reviews32 followers
November 5, 2019
比起本篇來說這部前傳案量較小,顯得結構鬆散,一行文的份量也多了不少。
查案及犯人藤間的動機比較牽強,甚至沒啥科幻成分,但執行官打麻將、描寫青柳那難搞的前輩搭檔(這討人厭的傢伙似乎也是本系列到目前為止唯一一位順利過完監視官十年任期升職的)這兩部份還不錯。
設定和本篇有點衝突,比如宜野座和狡嚙看起來不太熟,佐佐山的性格寫得太純了。
Profile Image for Lnshift9xshift0.
79 reviews
June 8, 2025
我读之前以为本作是讲述主角从刚入职监视官到成为正传里面“锋利”的坚决、残酷的杀手、侦探和战士的过程,结果只相当于讲了前半,到佐佐木刚殉职为止,没有讲述主角后续的变化,让我略有点失望。此外,我以为藤间作为免罪体质者,和正传里的犯罪者相比会有些理念,结果给人感觉非但不如正传中的犯罪者,甚至称不上是个高超的天才罪犯,似乎藤间只是个碰巧有个免罪体质的幸运罪犯。

点子:⭐⭐⭐

文学性:⭐⭐⭐

故事性:⭐⭐⭐
Profile Image for Shiki.
215 reviews34 followers
April 28, 2013
Bersetting tiga tahun sebelum Akane Tsunemori masuk ke Divisi 1.

Kougami Shinya kerap dipusingkan oleh Sasayama Mitsuru, Enforcer bawahannya. Sasayama tidak membenci Kougami, tapi seringkali mereka cekcok karena Kougami terlalu 'polos', sedangkan Sasayama telah terbiasa merasakan dan melihat kegelapan hati manusia.

Suatu hari, Sasayama bertemu seorang gadis berkeliaran di distrik Oushima, yang dikenal sebagai wilayah tak bertuan dan rawan kejahatan. Touko, gadis itu tengah mengejar (baca; stalking) guru sekolahnya, Touma Kozaburo, yang diam-diam ditaksirnya. Sasayama yang baru saja kehilangan adik perempuan merasakan kemiripan Touko dengan adiknya, sehingga tak bisa membiarkannya. Dalam pertemuan kedua mereka, kembali di distrik Oushima, keduanya menjadi cukup akrab. Terutama setelah Sasayama memuji dan mengajarkan Touko cara memotret yang benar.

Sementara itu, kota tengah dihantui kasus pembunuhan sadis dimana mayat korban dijadikan spesimen dan dipajang di tempat umum. Divisi 1 tidak dapat jatah, tapi Sasayama yang mencurigai Touma - dan mencemaskan Touko karenanya berusaha menyelidiki kasus tersebut diam-diam.

Walaupun bukan ditulis oleh Fukamin, novel ini tidak kalah menarik dengan seri utamanya. Bahkan saya bilang, Namae no Nai Kaibutsu ini lebih unggul karena menampilkan kekerasan yang tidak ditutup-tutupi sewaktu Touma membunuh korban ketiganya dengan menggunakan bolpoin.
Dan tentu saja, bagian favorit saya; serpis kipas angin yang menampilkan Yayoi di ruang kerja Shion.

Kalaupun ada keluhan, hanyalah ending yang sangat pahit, tapi bisa saya terima karena tidak terkesan 'kejar setoran'.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews