Desember bagi Amai adalah waktu untuk menonton pertunjukan teater Bhanu-lelaki yang ditemuinya tiga bulan lalu, tapi rasanya sudah ia kenal sejak lama.
Desember bagi Asyera adalah perenungan tentang perjalanan enam tahun bersama kekasihnya, Alga. Haruskah ia bertahan hanya karena sudah terlalu lama bersama?
Desember bagi Djoeli adalah pertemuan-pertemuan dengan Khadafi dalam ruangan rapat. Mencuri pandang sambil menaruh harap di antara dua puluh lima orang lainnya.
Desember bagi Keisha adalah kesempatan untuk membalik permainan dengan menyatakan cinta kepada Laskar setelah membuat laki-laki itu menunggu selama setahun.
Desember bagi Alesha adalah sendiri bersama salju musim dingin di Turki, menunda pulang ke Jakarta, karena takut bertemu masa lalu.
Desember adalah perhentian, tapi juga keputusan. Titik balik, juga titik Dan jikalau semua ini telah berlalu, apa yang akan terjadi pada mereka ?
lf we make it through december spoiler alert! antologi cerita dari 5 penulis yg mungkin udh cukup terkenal karyanya di dunia AU. Ada 5 judul cerita yg masing2 punya alur dan keunikannya sendiri. secara garis besar, buku ini punya kesan hangat dan nyaman, dari segi penataan bahasa pd narasinya juga hampir sama. disclaimer dulu, caption ini kayak lagi cerita kesan2ku aja waktu baca ceritanyaa, okaaii??
#1 if she chooses me - auryn 3,5/5 singkatnya gini, kenal > deket > jatuh cinta > hts > asing. tentang Bhanu dan Amai, mereka gak pacaran tp kelakuan mereka udh kayak org pacaran. Amai tuh pengen diberi kejelasan tp sayang, Bhanu masih belum selesai sama masalalunya narasinya gajauh beda waktu aku baca alsterlake, di awal pake baku, di akhir2 tibatiba pake non-baku 😅 masih blm konsisten. untuk ceritanya cukup relate, bisa enjoy waktu ngikutin ceritanya. konfliknya lumayan, nggak berat kok, penyelesaiannya terlalu singkat dan agak bingungin di akhir.
#2 kita usahakan rumah itu - gia 4,5/5 apa jadinya kl pasangan lebih prioritasin hal lain drpd kita? hal itu di alami oleh Asyera dan Alga. Pacaran 6 tahun, bikin km berusaha buat mertahanin pasangan, kn nggak mau bikin 6 tahun itu sia2. beda dgn asyera, dia udh capek krn harus ngertiin alga yg hanya peduli dgn pekerjaannya, meskipun asyera sendiri tau alga adl tulang punggung keluarga. ceritanya tuh agak berat ya lumayan krn disini asyera dan alga udh termasuk dewasa ketika masuk konflik, arah hubungan udh menuju ke jenjang serius, tp malah ada ombak! tp aku suka banget interaksi mereka di awal (pdkt), terus cara nyelesain masalahnya juga jelas, dan di akhir ada kejutan kecil tp bikin senyum2 sendiri, i love it sm.
#3 seni mencintai dalam diam - nadia 4,8/5 dari kelima cerita, ini cerita yg bikin aku salting mampus 😍 bayangin kita suka diem2 sama cowok, eh cowoknya suka juga sama kita. yang bikin beda dari kisah cinta diam2 cerita lain, disini tuh ceritanyaa lucuuuuuu bgt, tiap dialognya ada aja yg bikin ketawa, kak nadia ini emang pinter bikin pembaca kebawa suasana. Khadafi & Djoeli, temen organisasi, se-divisi, jarang interaksi, tapi sama2 punya rasa. meskipun kalian bakal nemuin, ada banyak rasa insecure dari pov mereka berdua, ya karena suka diem2 emang selalu bikin kita insecure gasi terus ovt gajelas 😅 makanyaa, kalo punya rasa itu dinyatain, biar nggak ovt sendiri, bonus rasanya terbalas (kalo beruntung kyk djoeli) hehehe
#4 interaksi, selesai - quinn 4/5 anak jaksel kumpul! cerita ini vibes jakselnya kuat banget, dari segi narasi, alur, dialog, style, dll emang gaya jakarta selatan banget, yang tokohnya sering nongkrong di senopati 😂 narasinya billingual, tp masih standar kok, aku yakin masih bisa ditangkap sm pembaca, nggak yg heavy gitu. laskar dan keisha awalnya fake dating tapi lama kelamaan malah jatuh cinta beneran, ehh karena dua2nya punya karakter yg keras kepala, hubungannya jadi berantakan, di akhir konfliknya makin panas sih, gara2 keisha gak mau dikenal sbg "pacar laskar drummer band", intinya keisha ini pengen dikenal sbg keisha tanpa embel2 laskar dibelakangnya. sebenernya aku udh sering baca plot kayak gini, cerita au juga banyak, tp menurutku tulisan kak quinn improve banget jauhhhh drpd waktu baca high reputation yg narasinya bikin akuu >> 😞😞😞😢😣😣! disini seruu aja gitu bacanyaa ahaha kak quinn aku butuh keisha dan laskar long storyyyy dong kayaknya seruuu 😅😅
#5 endless memories - yossi 2,5/5 sebagai penutup cerita antologi di buku ini, padahal 4 cerita diatas tuh lumayan waaahh loh, menurutku yg terakhir ini sayaaaaang gitu, sorry to sayyy, plotnya kurang banget. alesha dan sagara, pacaran cuma 4 bulan, tapi move onnya lamaa bgt. alesha sampek bela2in keluar negeri biar gak denger nama sagara di indonesia, apalagi sagara udh jadi penyanyi terkenal. intinya di awal, alesha ini penggambarannya udh kayak gak mau berhubungan lagi sama sagara. tapi awikwoknya, saat dimana alesha balik ke indo, baru bentar aja, udah mutusin buat ngejar sagara lagi ke konsernya sagara yg di adain di GBK wkwk 😂😂 dan sangat lucu lagi, dari ribuan penonton konser, sagara bisa lihat alesha wadaw ini ngelihatnya pake kekuatan mata batin apa gimana ya 😂 boom sekalinya ketemu setelah bertahun2 bisa2nya langsung gas mau jadian lagi 😇😇 sudahlah, kayaknya aku terlalu banyak komentar, intinya biasa aja, cuma greget aja, mungkin krn gabisa relate di aku.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Kumpulan cerita yang disusun oleh lima penulis lokal dengan lima kisah cinta yang berbeda pula. Sebagai orang yang kurang bisa menikmati genre romance, If We Make It Through December berhasil memberikan sensasi senyum sendiri (((salting))).
Kelima cerita memiliki tema dan akhir yang berbeda. Terjebak Hubungan Tanpa Status (HTS) hingga Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK). Favoritku kisah tentang Djoeli dan Khadafi. Mengambil sudut pandang orang pertama dari kedua tokoh “Seni Mencintai Dalam Diam”. Gemas, khas orang jatuh cinta.
Tertarik membaca novel ini karena ilustrasi sampulnya. Apresiasi besar untuk ilustrator yang berhasil membuat sampul secantik ituuuuu. Gaya bahasa If We Make It Through December mudah dicerna. Namun, ada yang sangat disayangkan. Terdapat beberapa monolog dan dialog yang dominan bahasa asing. Sayang saja novel lokal, tetapi kosakata Bahasa Indonesianya kurang.
- Untuk yang ini, gue sama sekali nggak merekomendasikan, Mai. Dia belum bener-bener selesai sama masa lalu.
Overrated. Unfortunately, I was going in with high expectations through recommendations all over the media, yet apparently the compilation of stories were very repetitive and too cliché. Most stories are written in an AU style, which I don't personally prefer, especially in a physical book. It overall feels like a printed X AU.
For me this book is a bit cliche, and cringy. Though maybe one or two stories of the book is decent, but still generally this book is not an above average book. Also the English used in this book felt forced? Idk, but it doesn’t feel right. Maybe just use proper Bahasa Indonesia next time👍🏻
Another book yang aku baca karena tertarik sama judul dan cover-nya, dan ternyata ini merupakan buku yang berisi lima kumpulan cerita pendek yang menarik. Buat jalan cerita dan penulisan pastilah berbeda-beda review-nya, tapi secara keseluruhan isi dari buku ini adalah konten yang bisa dinikmati. Hanya saja, kadang ada minor error kayak typo dan tanda baca yang agak berantakan/tidak sesuai tempatnya (misal, kadang tidak ada spasi sebelum masuk ke dialog dan dipisahkan tanda kutip, jadi menyatu aja gitu. atau tanda baca yang lain kayak titik, koma, dll). Entah erornya berasal dari masing-masing penulis atau gimana, gak sampe yang mengganggu banget gitu juga, sih. But just noticable hehe.
Di bawah ini akan berisikan review yang penuh dengan spoiler.
Cerita pertama berjudul "If She Chooses Me." Jujur, cerita pembuka yang bagus. Dari seluruh "minor error" yang aku sebut di atas, kayanya di cerita ini gak ada eror penulisan sama sekali. Aku seneng banget sama kedua karakter utamanya yang bertemu secara "organic" di usia pertengahan 20an (karena jadi relate haha). Seneng sama pendirian teguhnya Amai yang emang gak mau nyoba menjalin hubungan sama orang yang belum selesai sama masa lalunya. Aku mengapresiasi hal itu. Tapi, tidak berhasilnya kedua karakter pertama untuk menjalin hubungan membuatku mikir, "Apa cerita pendek lain juga berakhir tidak bersama, ya?" deg-degan xD
Cerita kedua inilah yang bikin makin deg-degan bakal berakhir pisah juga. Aku bahkan lupa judulnya apa wkwk. Eh, sekarang inget. Kita Usahakan Rumah Itu. Aku berpikir aku akan membaca cerita pendek ini jika dieksekusi menjadi cerita panjang dengan lika liku hubungan Asyera dan Alga, the frustration, despair and all. Aku nih paham banget posisi Alga, Asyera pun lebih paham lagi, tapi Alga-nya kayak gak mau dipahamin dan aku paham dari mana pemikiran itu berasal. Aku suka sama akhir cerita yang hangat ... aku teringat sama lagu Tulus yang berjudul Jangan Cintai Aku Apa Adanya untuk dua sejoli ini. But on the side note ... penulisan struktur kalimat di cerita pendek ini kadang suka bikin bingung T___T kayak ... penulisnya suka misah-misahin kalimat yang seharusnya bisa disambung dengan tanda koma atau tanda pisah (em dash).
Cerita ketiga adalah my personal favorite! Cerita tentang Djoel dan Khadafi yang hangat. Oh, aku ingat judulnya: Seni Mencintai dalam Diam. Mungkin memang jiwa hopeless romantic-ku langsung teraktivasi baca ini, karena mutual pining is the best! Tiada meet-cute yang lebih cute daripada dua manusia oon yang diem-diem saling suka tapi completely unaware of it, gemessss banget. Ada satu kalimat yang menjelaskan kalau Djoeli yang naksir Khadafi itu rahasia umum—berarti emang Khadafi-nya aja yang oon. Seneng deh kalau udah baca POV-nya Khadafi, karena beneran kayak orgil (orang oon in love). Sayang banget aku gak anotasi banyak di cerita ini saking keasikannya baca di TransJakarta, tapi aku inget beberapa kalimat: manusia tercipta dari tanah liat, tapi djoeli dari magnet ... lalu dia yang thanking the cat for accompanying her cuz he couldn't is peak romanticism. Kalau ada kesempatan buat minjem buku ini lagi, cerita ketiga ini adalah cerita yang akan aku baca ulang pertama kali!
Cerita keempat berjudul Interaksi, Selesai. Cerita tentang Keisha dan Laskar. Keisha adalah fangirl sebuah band dari Indonesia yang ngefans banget sama salah satu personilnya yang bernama Mischa, tapi somehow malah digaet personil lainnya yaitu Laskar. Ini lucu sih, soalnya penulisnya pake istilah bias, dan Mischa dan Laskar ternyata roommate? Aku jadi keingetan idol K-Pop aja, dan seketika bayangin band Indonesia mana yang kira-kira menyerupai sistem roommate/sedorm K-Pop ini (mungkin memang ada, ya ... gak tahu sih). Ceritanya agak ngayal banget, tapi somehow masih realistis karena ternyata, ya ... Keisha ini alumni UI. Yaaaaaa #paham lah sirkel pertemanan dan networking-nya yang bikin dia full of ambitions kayak gitu. Aku masih bisa nikmatin ceritanya banget, tapi kudu banget nih endingnya si mba Keisha sukses meraih mimpi yang tadinya "abu-abu" kemudian nikah lagi sama orang lain sedangkan Laskar gagal move on sampe 5 tahun? It's just heartbreaking seeing how much Laskar love, making me wonder if there's any guy yang cintanya bisa setulus Laskar yang sebenernya di awal pertemuan dengan Keisha agak tengil. Good ending, just not good for a hopeless romantic like me LOL.
Cerita kelima, Endless Memory (abis searching judulnya karena kali ini aku beneran gak inget lol). Ini baru cerita yang jauh lebih ngayal lagi dibanding cerita keempat, I'm so sorry. It's just too good to be true, ceritanya masih mirip-mirip soal karakter cowonya (again, I couldn't remember) oh, Sagara, yang merupakan anggota band super terkenal di Indonesia. Konser di GBK katanya? Terus karakter ceweknya, Alesha, merupakan penulis best-seller yang bukunya sebetulnya ditulis dalam bahasa Turki, kemudian diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan masuk Periplus kind of thing? Oke, despite cerita yang tidak terlalu relatable dan cenderung too good to be true ini, masih bisa aku maklumi deh, namanya juga fiksi. Tapi, yang bikin aku sedikit pengen dnf (iya, tiba-tiba di cerita terakhir) adalah penulisan ceritanya. Dari kelima cerita, kayaknya cerita ini yang paling banyak typo-nya? Aku tidak bermaksud merendahkan, tapi tulisannya kayak gak selaras sama gaya kepenulisan empat cerita sebelumnya T___T yang ini cenderung lebih early teenager-friendly?? Tapi, setelah dipikir-pikir emang masuk akal sih, soalnya banyak nyeritain pas mereka masih SMA-nya, sedangkan keempat cerita sebelumnya kebanyakan nyeritain pas udah kuliah atau bahkan kerja. But still, sorry to say that this might be my least favorite story from the book...
⚠️DISCLAIMER, KONTEN INI MENGANDUNG SPOILER ⚠️ Setiap bulan dalam 365 hari tiap tahunnya pasti punya kesan masing-masing bagi tiap orang—termasuk bulan Desember —bulan yang spesial karena menjadi penutup sekaligus pengharapan untuk tahun selanjutnya. Sebuah antologi terbitan penerbit Bukune ini berhasil mengemas cerita menyentuh soal hati dan hubungan dalam buku If We Make It Through December yang ditulis oleh 5 penulis keren.
1. If She Chooses Me by Auryn Vientania
Cerita pertama ini datang dari seorang gadis bernama Amai yang bertemu dengan lelaki Jawa bernama Bhanu—seorang anggota teater— yang bikin dia nyaman banget. Namun, Amai mengira Bhanu masih terikat dengan mantan pacarnya—sehingga kedekatan mereka tergolong cukup singkat—3 bulan. Hal itu yang bikin Amai ragu banget buat lanjutin hubunganya sama Bhanu.
2. Kita Usahakan Rumah Itu by Giantara Alam
Menurutku, cerita kedua ini sangat realistis. Kenapa? Karena makin lama hubungan, pasti masalahnya bukan masalah ngambek-ngambekan lagi—tapi gimana caranya buat hubungan tetap bertahan diantara tanggungjawab lain yang tak kalah penting. Sama halnya dengan kisah Asyera dan Alga yang hubungannya udah jalan 6 tahun. Kebayang nggak sih udah sebanyak apa struggle-nya? Apalagi hubungan selama itu rawan banget nggak, sih?
3. Seni Mencintai Dalam Diam by Nadia Ristivani
Siapa yang pernah naksir orang tapi milih buat kagum diam-diam? Hampir semua orang tahu kamu suka sama dia tapi orang yang kamu taksir nggak tahu? Relate banget, yah? Sama kayak kisahnya Djoeli yang diam-diam naksir sama sosok laki-laki satu organisasinya yang terkenal tertutup—Khadafi. Berbeda jauh dari Djoeli yang extrovert, Khadafi ini cukup introvert, hehehe. Kebayang ga sih betapa kerennya Djoeli ini buat naksir cowok kayak Khadafi? Btw, cerita ini jadi cerita satu-satunya yang latarnya tahun 2000. Kerasa vibesnya zaman-zaman remaja pure banget ga, sih? (idk how to described it, lmao) Hehehehe😭🤏
4. Interaksi, Selesai by Quinn
Kata orang, hubungan itu bakal awet kalo cowonya naksir duluan. Entah mitos atau fakta, tapi Keisha beneran dicintai dan diperjuangkan secara ugal-ugalan sama Laskar—salah satu anggota band yang jadi band favorit Keisha. Meskipun Keisha awalnya biasin personel lain dari band tersebut, tapi Laskar beneran jatuh cinta sama Keisha sampai buat ide 'aneh' biar dia deket sama Keisha—uniknya ide itu berhasil bikin Keisha luluh. Sejak itu—di hubungan yang terhitung udah 7 tahun— Keisha lebih sering dikenal pacar dari Laskar anggota band instead of Keisha as herself. Anyway, cerita ini Jaksel abiezz. Why? Bahasanya bilingual, tapi bikin aku pas bacanya nyaman banget🥹🫵
5. Endless Memories by Yossi Zahra
Kalian pernah nggak ngehindarin segala sesuatu biar ga ketemu mantan? Sama halnya kayak Alesha yang 'males' balik ke Indonesia dan milih stay di Turki biar nggak ketemu mantannya—Sagara. Alasannya simpel, karena dia gamon sama Sagara meskipun Alesha sendiri yang mutusin hubungan mereka. Saking gamonnya, Alesha yang juga seorang penulis—nulis buku yang ceritain tentang Sagara. Waduhhh! Kira-kira Sagara baca nggak, nih?
Dari kelima cerita yang tersaji dalam If We Make It Through December ini aku bisa nyimpulin dan setuju banget kalo mau suatu hubungan berjalan dengan lancar—ga berlaku cuma dengan pasangan ya, ke keluarga, temen, bahkan orang lain—kita harus sama-sama berpikir dewasa dan ngga egois. KOMUNIKASI WOYYY! PENTING BANGET INI MAH, YA AMPUN!😭
I know right, komunikasi yang diharapkan ga segampang itu apalagi buat nyatuin dua kepala yang sama-sama lagi panas, stress, cape, dan pusing. But at least, kalo keduanya mau coba dan punya ruang untuk nenangin diri, aku rasa bisa ketemu kok jalan keluarnya😔 (mff kegemesan sendiri aing). But, besides of all, i really really love all story on it. Betulan related hehehe🫵🥹
"Terkadang, apa yang kita bayangkan harus hancur karena realita tanpa aba yang mampir tiba-tiba tanpa kata." —naw.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Akhirnya menuntaskan novel cantik ini di bulan Desember sesuai dengan latar novelnya. Bulan Mei kemarin sempat baca 2 cerita tapi sayangnya stuck dan akhirnya reread lagi kemarin karena udah lupa hehe.
Sejujurnya ini buku yang pas bagi kalian yang ingin mengenal kelima penulis di buku ini, masing-masing punya writing stylenya sendiri dan buku ini totally worth to read dan worth the hype😻‼️
1. If She Choose Me - Auryn Vientania 3,5/5🌟☕ Bercerita tentang Amai yang ketemu Bhanu, mereka jadi dekat namun sayang Bhanu ternyata belum selesai dengan masa lalunya😞. Aku baca karya kak Auryn cuma sebatas AU dan aku suka. Disini tulisannya lagi-lagi punya 'aura' menenangkan dan hangat, pembuka cerita yang bagus. Aku suka gimana penulis mendeskripsikan latar cerita sehingga terasa sangat nyata. Aku suka narasinya yang sangat mengalir. Aku suka dengan karakter Amai yang sangat strong ya mai wkwkwk, beneran deh jangan coba bersama orang baru kalau masa lalu kamu belum selesai😞💪
2. Kita Usahakan Rumah Itu - Giantara Alam 4,5/5🌟🏡 Bercerita tentang hubungan Asyera dan Alga yang udah berjalan 7 tahun, Asyera yang terus terus mengerti Alga yang ingin mencapai kebahagiaan untuk keluarganya namun Alga yang malah terkesan menyampingkan Asyera. Aku sukaaaa dengan karakter tokohnyaaa😭😭aku mau sesabar Asyera dan mau cowo kayak Alga😭🙏. Aku terharu banget dengan kedewasaan tokohnyaa huhu. Cerita ini tipikalnya kak Gia banget sihh, as always narasinya menenangkan dan penuh kalimat yang bikin merenung. Pokoknya aku sukaaa cerita cerita dari kak Giaa😻‼️
3. Seni Mencinta Dalam Diam - Nadia Ristivani 5/5🌟🐈⬛ Bercerita tentang Djoeli dan Khadafi yang saling suka tapi lebih milih untuk saling mendam perasaannya. Asliii ini cerita lucuuu bangeett😭😻, cerita kesukaanku karena selucu ituuu. Aku jadi ikutan salting brutal bacanyaa, senyum senyum sendiri bahkan sampai buka tutup buku dan hampir ngelempar buku saking lucunya interaksi Khadafi dan Djoeli😭😭😭. Tipikal tulisannya kak Ijo, penuh humor dan juga nasihat, bahasanya ngalir dan tokohnya berkarakter.
4. Interaksi, Selesai - Quinn 4,5/5🌟🥁 Bercerita tentang kisah Laskar dan Keisha ditengah kepopulerannya Laskar sebagai anggota band terkenal dan Keisha yang mengalami krisis identitas. Aku nyesek banget baca cerita ini karena aku sayang sama hubungan mereka, kayak kenapa gitu kenapaa😭. Suprisingly, aku suka writing stylenya kak Quinn padahal ini pertama kali aku baca karya beliau, narasinya bagus dan ngalir, gak neko neko, billingual tapi masih cukup mudah dimengerti, Jaksel abiesz deh pokoknyaa.
5. Endless Memories - Yossi Zahra 2,5/5🌟📚 Bercerita tentang kisah Alesha dan Sagara yang sama sama belum move on walaupun udah bertahun-tahun lamanyaa. Sagara menjadikan Alesha inspirasi lagu-lagunya dan Alesha menjadikan Sagara inspirasi dari buku-bukunya. Sayangnyaaa cerita ini tidak memberi kesan kepadaku, aku menyayangkan eksekusinya yang masih kurang padahal ini penutup cerita dan keempat lainnya udah sangat bagus. Cerita ini bagus tapi aku agak terganggu dengan banyaknya typo, kalimat yang tidak rumpang, kalimat repetitif dan kalimat yang mendeskripsikan sesuatu bukan menunjukkan sesuatu. Aku gatau sih ini luput dari editornya atau gimana tapi jujur ganggu bangett hal tersebut, padahal aku beli yang cetakan ketiga dan harusnya udah diperbaiki sih😞😞
Overall cerita ceritanya manis dan sangat recommended untuk dibaca😻‼️
Buku ini berisi tentang lima kumpulan cerita pendek dari masing-masing penulis. Dalam masing-masing cerita, berisi tentang tema yang berbeda-beda, mengenai bagaimana pandangan Bulan Desember dari pandangan tiap penulis.
Chapter 1 - If She Choose Me Menceritakan tentang Amai, seorang desainer yang jatuh cinta dengan seorang barista dan pemain teater di Jogja, Bhanu. Dengan pertemuan yang tidak disengaja tersebut mendatangkan pertemuan-pertemuan berikutnya yang perlahan mebuat Amai jatuh cinta. Namun, hubungan ini tidak berjalan mulus dan menimbulkan penyesalan pada diri Bhanu yang belum menyelesaikan dengan tokoh di masa lalunya.
Chapter 2 - Kita Usahakan Rumah Itu Alga dan Asyera, sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan di waktu yang cukup lama. Sama-sama struggle menghadapi kehidupan di usia dewasa awal. Mereka berdua sempat berpisah karena perbedaan misi dan salah paham. Hingga akhirnya, kedua insan ini sadar bahwa masing-masing saling membutuhkan. Pertemuan kemali itu mendatagkan paham akan tujuan masing-masingdan cita-cita bersama untuk mewujudkan sebuah rumah impian mereka.
Chapter 3 - Seni Mencinta Dalam Diam Bagian ini menceritakan tentang dua insan yang ternyata sama-sama mencintai namun tidak berani untuk mengungkapkannya, Djoeli dan Khadafi. Keduanya saling mengagumi, saling tahu kegemaran dari masing-masing orang yang dicintainya, namun ya, hanya berani memandang dari kejauhan dan minim interaksi yang dilakukan. Hingga pada akhirnya, satu diantara mereka memberanikan diri untuk memulai. Aku suka banget akhir narasi dari cerita ini yang berbunyi, "Jatuh cinta selalu menyenangkan, namun, jatuh cinta dalam diam berada dalam tingkatan lain. Dan seni mencinta dalam diam, adalah euforia ketidak-tahuan perasaan satu sama lain."
Chapter 4 - Interaksi, Selesai Hubungan yang diawali dengan Keisha berpura-pura menjadi pacar Laskar untuk mendekati temannya, malah berujung hubungan yang hampir menginjak tujuh tahun. Pada akhirnya, mereka berdua berpisah karena Keisha yang merasa kehilangan jati dirinya dan selalu dibayang-bayangi oleh sosok Laskar dalm identitasnya. Jujur, cerita ini kerasa banget sakit hatinya, kayak duh kenapa aku seperti ikut dalam hubungan mereka, menyayangkan perpisahan itu, dan rasanya pengen puk puk Laskar sekarang juga. Dalam cerita ini, kita juga disadarkan bahwa setelah perpisahan, nggak papa kok kalau kita sedihnya lama, karena hubungan yang dijalani cukup lama, termasuk orang yang selama ini bersama kita begitu istimewa.
Chapter 5 - Endless Memories Alesha mengakhiri hubungannya dengan cinta masa sekolahnya, Sagara. Setelah lulus SMA, ia memutuskan untuk ke Istanbul, melanjutkan studinya dan mengembangkan karirinya untuk menjadi penulis di sana, Pada awalnya, ia berpikir bahwa dengan 'larinya' ia dari Jakarta, akan menuntaskan dirinya dari kenangan tentang Sagara. Ia justru salah besar, lima tahun selanjutnya ia tetap berada pada satu putaran memori yang tiada akhirnya. Ternyata, Sagara pun merasakan hal yang sama. Hingga pada akhirnya, mereka beruda bertemu untuk menuntaskan perasaan tersebut diiringi dengan doa agar tetap berada satu putaran waktu yang paling mereka suka, bersama selamnya.
i love how well-written it is wlpn ceritanya klise kayak kisah romance pada umumnya tapi penulisannya detail bgt jadi ga ngebosenin dan pas baca jadi gampang bgt bayangin suasananya berasa beneran nyaksiin kisah amai & bhanu dpn mata wkwk terus JUJUR endingnya sangat amat gampang ditebak dan ceritanya emang sedih tapi pov nya bhanu yang cuma satu paragraf itu bikin nyes bgt “if only i could change the title of this story, to make it the same as the ending, it would be, she didnt choose me.”😢😢
kita usahakan rumah itu 3,5/5
ini kayak kisah romance pada umumnya tapi ada bbrp part yang lumayan ngebosenin pokoknya pas bagian mrk udh pcrn bertahun2 dan pas asyera udh mulai cape sm alga tapi so far so good lah ya.. endingnya juga👍🏻👍🏻 (sesuai ekspektasi n ikt seneng krn alga berubah wkakwk)
seni mencinta dalam diam 4,5/5
aduh emg mutual pining adl trope kesukaanku‼️ vvvv lucu dan gemesin pokoknya yang paling bikin salting.. ceritanya udah pasti ga ngebosenin wlpn pov nya ganti gantian yang mana jadi banyak part yang sbnrnya sama/diulang. pokoknya part favorite ku itu “djoeli jatuh lebih dulu, tanpa mengetahui khadafi jatuh diwaktu yang bersamaan.” sama epilog dr cerita ini alias SURATTT DARI KHADAFI🥹🥹🥹🥹🥹🥹
interaksi, selesai 4,7/5
ini chapter yang paling kerasa nyesnya pokoknya SEDIH bgt😢 disatu sisi ngerti sm ke-insecure-annya keisha krn ngerasa dibayang bayangin kesuksesannya laskar tapi disisi lain laskar kasian bgt sumpah lu bayangin ditolak nikah pdhl udh pcrn bertahun tahun??? sbnrnya laskar tuh ga salah apa2 CUMA KYK SISHSJSJIAAJ kirain pas keisha udh dpt yang dia mau bakal balik ke laskar dan mulai baik2 lagi tapi???? malah nikah sm org lain pdhl mnurut gw laskar belom move on anjg😭 tapi mungkin dia kl balik sm laskar bakal ttp merasa kecil kali yah despite semua yg dia mau udh tercapai.. asli dah pokoknya paling melongo liat ending ini SEDIH BGT the real he was sunshine i was midnight rain ini mah
endless memories 3,5/5
sukaa penulisannya yg kayak calm bgt mungkin nyesuain sm kondisinya alesha ya pokoknya bagusss cm kurang membekas ajaa kecuali pas alesha tau kl sagara bikin lagu dari beberapa part yang ada di bukunya alesha🫠
This entire review has been hidden because of spoilers.
I have finished this book in 1 month. And will review the story one by one. Let's enjoy:
#1 If She Chooses Me 2,5/5⭐: a kind of cliché story about a man who can't move on from his past. He gives a girl a hope that he likes her, but it doesn't work in the end.
#2 Kita Usahakan Rumah Itu 4/5⭐: i love the story, about a man and a woman who struggle in the quater life crisis, and about a sincerity to each other. Trying to be a home for each other.
#3 Seni Mencintai dalam Diam 2/5 ⭐: it is a long way to finish reading it cause it has many stories and quite long. Repeated story from Djoeli and Khadafi make me boring. So sorry I only give 2/5.
#4 Interaksi. Selesai 5/5 ⭐: Every story has not always have a happy ending, right? I agree with that statment. It happens to Keisha and Laskar. That's life.
Reading this chapter made me remember Taylor Swift's song called 'Midnight Rain'. "Maybe he was sunshine, and I was midnight rain." I really love this kind of story.
#5 Endless Memories 4.5/5⭐: A high school love story. Kind of thing. Go back Lover. Yess, I really enjoy reading this chapter. Finished in one day. Success in their own careers, come back in the best version of themselve. No more insecurities.
Over all, I think this book is still recommended, altough actually as an Indonesian book, it is better to use Bahasa Indonesia in the title. If We Make it through December, the cover is so interested, but the content is not as interested as the title and the cover. I give 3/5 for the rest of my review.
took me quite a long time to finish this book, sempet berhenti baca brp bulan di chapter seni mencintai dalam diam?? itu pun awalnya maksa fshfsfhfs buku dgn writing style kaya di au is not really my cup of tea but i am the type to judge a book by its cover hehe. its pretty decent sih, cliche and cheesy tp enjoyable juga.
the first chapter (amai dan bhanu, lupa judulnya) is quite amusing i finished it in a day. i like the writing trs ga yg cheesybgt giru. trs chap 2 aku kyk udh mulai maksa biar ttp bisa nyelesaiin, ga begitu memorable so i kinda forgot what it is even about… tp i reread it just now dannn aku suka sii ceritanyaa awalnya sebel sm alga(?) tp setelah baca sampe akhir kyk oooh iya ok reasonable im glad theyre back together. the third onee semoet bikin males lanjut brp bulan tp setelah dilanjut i actually liked it like suuuper cute tp khadafi is waaayy too good to be true wkakak. habis itu yang ‘interaksi, selesai’ i actually liked it soo much tp kecewa sih they didnt end up tgt even tho at first i understood how she feels kyk merasa living in her bf’s shadowtrs juga she wanted to pursue her career first tp HUFFF kok nikah sm cowo lain sih🤬🤬. yang kelima is my least fav… writing & bahasa inggrisnya terutama pas akhir2 cukup berantakan. i like the trope thoo smartbf smart gf trs highschool sweethearts tapi pacaran 4 bulan tp gabisa move on 5 taun wow 😭😭 happy for them anyways
lima author keren bangeeet disatuin… i had high expectations for this book and i think it really fulfilled it!
1. if she chooses me i love this story so much. bagus untuk pembukaan dan gak ngebosenin samsek! penulisannya detail dan aku bener-bener bisa ngerasain apa yang mai rasain. saat pertama kali mereka ketemu di kafe itu aku ngerasa nostalgic (gatau kenapa) but the ending ARGH
2. kita usahakan rumah ini oh my God… aku nangis baca ini. nangis sampe sesenggukan karna aku kirain udah gak ada harapan lagi untuk hubungan alga dan asyera. tapi di akhir AAAAA screamed my ass off di depan temen2 akuuu!!!!!!!
3. seni mencinta dalam diam bagus BANGETTTTTTT. ini cerita favorite aku dari buku ini. kak nadia i owe you one. khadafi is written sooo good. tapi aku lebih relate ke khadafi daripada djoeli. don’t have anything more to say about this one. read it.
4. interaksi, selesai i don’t see myself hating this one but i also didn’t enjoy it. aku ngerti all abour keishas dream and stuff but i just don’t get kenapa dia bisa ninggalin laskar kayak gitu… not my cup of tea but i think kak quinn improved a lot!
5. endless memories i don’t know a four month relationship can fuck someone up that bad. i just don’t like aleshas personality. leaving your dad behind for several years. girl… tapi endingnya sangat alhamdulillah im happy for alesha
This entire review has been hidden because of spoilers.
Udah lumayan lama aku nggak baca kumpulan cerpen. Biasanya, aku tuh nggak terlalu suka baca buku yang diadaptasi dari AU. Karena kadang aku merasa banyak dari mereka yang kurang bisa merangkai kalimat murni lewat tulisan, meskipun sebenernya AU nya bagus. Makanya waktu novel ini berseliweran di mana-mana, aku nggak ada niatan beli. Dari kelima penulis, aku udah tau Kak Gia & Kak Nadia. LALU UNEXPECTEDLY aku justru naksir banget sama cerpennya Kak Quinn. Dari lima cerita, aku paling suka Interaksi, Selesai. wah beneran well-written banget. Sayangnya, cerpen kelima alias penutup di buku ini bikin aku nggak nyaman bacanya. Not my cup of tea, dan karena itu aku jadi ngerasa kayak eman-eman banget padahal empat cerpen lainnya udah bagus, kenapa penutupnya malah nggak bagus :( Anyway, bahkan sampai di bagian Author's Note aja aku senaksir ituuuu sama tulisan Kak Quinn (dan Kak Gia). Overall, menurutku If We Make It through December ini bisa banget jadi pilihan ketika lagi reading slump dan pengen baca sesuatu yang nggak berat tapi tetep ada aja bagian menariknya. I annotated cukup banyak dan aku senang sekaliiiii ✍🏻📖
Ini buku kumpulan cerita pendek dari penulis Indonesia, selalu menyenangkan membaca buku sejenis ini–tipikal my favorite.
Cerita terfavoritku adalah If She Chooses Me, ceritanya bagus banget dan cocok untuk memenuhi asupan hopeless romantic-ku. Dari semua bab, bab ini yang bikin aku nangis karena sad ending dan aduh nyesek banget. Ceritanya sederhana, ngga muluk-muluk dan realistis. Aku suka sekali cara penulis mendeskripsikan tempat dan suasana dari setiap momen yang dibangun, bener-bener bisa aku bayangin ketenangannya. Tapi ya nggak semua cinta bisa berakhir bersama kan?
Menurutku pribadi, makin akhir ceritanya makin terasa seperti di FTV romantis kebanyakan yang gampang ketebak. Dua karakter utama yang cantik dan ganteng, pinter, berbakat, punya segala hal yang sempurna, kemudian berakhir jatuh cinta. Tapi alurnya terasa terlalu cepat antara satu momen ke momen lainnya sehingga aku belum dapet feel-nya dari pasangan-pasangan ini. Jadi terkesan nggak sedalam itu membawa alur perasaan sedih dan senangngnya.
If We Make It Through December adalah kumpulan lima cerita pendek karya penulis Indonesia: Auryn Vientania, Giantara Alam, Nadia Ristivani, Quinn, dan Yossi Zahra. Setiap cerita berlatar belakang bulan Desember, menggambarkan momen refleksi, keputusan penting, dan perubahan hidup yang dialami para tokohnya. Antologi ini berhasil menangkap kompleksitas cinta dalam berbagai bentuknya dari nostalgia, keraguan, hingga keberanian untuk mengungkapkan perasaan. Gaya penulisan yang detail dan emosional membuat pembaca mudah terhubung dengan setiap karakter dan situasi yang mereka hadapi. Meskipun beberapa cerita mungkin terasa klise atau memiliki alur yang dapat ditebak, kekuatan utama buku ini terletak pada penggambaran emosi yang autentik dan relatable.
It's alright, but 3/5 dari cerita yang ada di sini itu ngebosenin. No, like... Literally. The only story that makes me go euxhhwjxhwjh itu cuma Amai–Bhanu, the rest of it is just not my cup of tea. Well, Djoeli–Khadafi is cute. Alurnya juga masih bisa dibaca sedikit. It's just, penggambaran karakter Khadafi yang terlalu sempurna jadinya kayak.. uhh. 😬 Like, you know that cowok–Wattpad thingy? The cold, unapproachable, handsome, disukai banyak cewek, famous one? Kayak gitu. And that's a no for me
Ada beberapa cerita di buku ini, tapi aku paling naksir sama “Seni Mencintai dalam Diam” kalo gasalahh (aku udah baca lama jadi lupa judulnya) GEMES BANGET. itu cerita aku banget karena setiap naksir orang cuma bisa jadi secret admirer doang haha. LUCU BANGET TAU GAK cowonya spek wonwoo suka kucing sm photograph🥹🫶🏻⭐️
Aku baca cerita yang lain juga kok, tapi udah pada lupa hehe yang membekas di aku cuma yang satu iniii
Perfect read for December rain and every short stories in this book really brings me to different places. High school days when i had a crush, College days when i was really active in Campus Organization, days when i was alone and also to my first dates and broken heart days... really so many places. Didn't expect this to be one of my favorite books i've read this year when i picked it up at the bookstore but here we are. 100% recommended.
Mungkin kalo umurku masih belasan menuju 20an, saya akan lebih menikmati cerita2 yg ada di dalam novel antologi ini.. tapi karna sekarang sudah 27 menuju 28 kok rasanya agak kurang menikmati yah hehehe Tapi ada 1 cerita yang pas saya baca bikin saya ikut gemmesh dan ikut-ikutan salting alias fluttering pas bacanya, judulnya adalah Seni Mencintai Dalam Diam..
Overall buku ini ringan dan cocok banget dibaca pas lagi dalam kondisi istirahat atau pengantar buat tidur
Tersaji dengan 5 cerita dari 5 tokoh dan 5 penulis yang berbeda. Benang merah dari satu cerita dari cerita lain adalah cinta dan bulan Desember. 5 cerita yang punya konflik masing-masing. Klise tapi lumayanlah, jadi tahu sudut pandang beberapa orang terhadap hubungan. Ada 2 cerita yang premisnya plek ketiplek, bikin bergumam "Lo, ini sama?" Tapi tetap kubaca. Dengan gaya bahasa yang kurang lebih sama, novel ini berasa ditulis hnya satu orang.
This book is a masterpiece! Ini adalah buku yang membuatku keluar dari readingslump hampir setahun. Semua ceritanya menarik, mudah dimengerti, dan yang terpenting adalah gak bikin bosen. Pemilihan kosakata dan cara penyampaian karakternya pun bagus bangett jadi kita sebagai reader bisa lebih memahami karakternya. Ada banyak life lesson yang bisa kita petik juga dari setiap cerita. My personal fav adalah yang judulnya Kita Usahakan Rumah Itu dan Seni Mencintai dalam Diam.
This book was actually sooo good, but tbh I wasn’t really vibing with the Khadafi part—sorryyy. But like, I loved everything else so I’m lowkey conflicted lol. The part that had me like HSHDJSHS was def Amai and Bhanu—like I don’t even know how to explain it, it was just... so much?? I was just sitting there like ??? the whole time haha. The other stories were really good too. And the quotes?? Kinda hit ngl, like… a lil too relatable
this book didn’t fully land for me maybe because it’s a collection of short stories by different writers, each piece felt like it came and went too quickly just when i started to get into the mood, it was already time to move on.
There were some nice moments, but the feelings didn’t linger, it’s not a bad book, just not the kind that stays with you after you close it more of a light, passing read than a story that quietly follows you.
SUKAAAA BGT SAMA BUKU INI 🫶🏻🫶🏻🫶🏻🫶🏻 baru kali ini aku baca buku yg ditulis oleh 5 penulis!!! dan stiap chapter pun berbeda" ceritanyaaaa tapi semua chapter DITULIS DENGAN BAIK dan bacanya tuh ada senengnya ada sedihnyaa 😞😞 LOVE LOVE LOVE THIS!!! i appreciate all of the writers who wrote this book because this book is AMAZING.
Ada 3 cerita yang menurutku bagus, yah jadi 3 bintang untuk novel ini. Yay! Tapi memang bagaimanapun ini authornya kan emang basically menerbitkan buku based on AU twt, yah jadi tata bahasanya mungkin memang begitu. Cuma memang ada yang bagussss dan bikin senyam senyum, overall masih enjoyable sih.
antologi yg definitely worth the read bgt. dari awal info PO selalu nungguin soalnya covernya cantik banget. tapi isinya juga cantiikk sekali. favorit itu yang Kita Usahakan Rumah Itu. tapi semuanya itu keren! harus banget dibaca.
gokil, seeeemua authornya saaangat keren! tulisannya cantik dengan cara penyampaian authornya masing-masing, sangat cantik dan super teduh bacanya, asli! cintaaaa banget sama buku ini, one of my comfort book!😔🎀🩷
Tell me where i can find a man like Laskar Jazhir cause i want a man who can behave and prove himself that he's worth of my time. I do busy with my life but i also need a man who's able to handle me like him (HAHAHA, duhh).